![]() |
|
![]() |
Sign Up Singkat dan Mudah
|
Sign Up Privasi Anda Kami Jaga |
Selamat Datang di Rumaruma! Cek Kotak Masuk Anda untuk Verifikasi E-mail Kami telah mengirimkan e-mail ke dengan link verifikasi. Jika Anda tidak menerima e-mail dalam 2 menit, klik Kirim Ulang. Mohon pastikan e-mail tidak masuk ke folder Spam / Junk. |
Selamat Datang di Rumaruma! Akun Anda Sedang Kami Verifikasi Terima kasih telah mendaftarkan diri Anda dalam situs kami. Admin kami sedang melakukan verifikasi terhadap akun Anda. Mohon menunggu hingga maksimal 1 X 24 jam. Sembari menunggu, Anda dapat melihat-lihat listing yang sudah terdaftar di situs kami. |
![]() |
Buat Listing Pilih Tipe Properti yang Anda Inginkan
Klik Salah Satu Gambar untuk Melanjutkan |
![]() |
Kriteria Listing Ikuti Panduan Berikut untuk Memastikan Kualitas Listing Anda
|
Listing Properti dalam 3 Tahap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Verifikasi Listing
|
Kami ingin tahu pendapat Anda |
Apakah listing Anda telah terjual? |
Sebagian wilayah di Indonesia telah melonggarkan regulasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) meski status kedaruratan kesehatan masih berlaku. Kelonggaran kebijakan tersebut artinya masyarakat dapat beraktivitas di luar rumah dengan catatan tetap menjaga jarak sosial, menghindari kerumunan serta menjalankan pola hidup baru (new normal) yang telah disarankan.
Dengan diperbolehkannya kembali aktivitas di luar rumah juga berarti langkah pencegahan yang diambil wajib esktra guna melindungi diri dan keluarga di rumah dari penularan virus. Mengutip dari penyuluhan Badan POM, berikut tips pencegahan setelah bepergian keluar rumah.
Sebelum masuk ke dalam rumah dan bercengkerama dengan keluarga, buka alas kaki dan letakkan di luar rumah. Kalian dapat menggunakan rak sepatu model terbuka untuk memisahkan sepatu yang digunakan sehari-hari di luar rumah agar tetap kelihatan rapi.
Memisahkan sepatu yang digunakan untuk berpergian dari dalam rumah ternyata tidak cukup. Kalian tetap harus menyemprot disinfektan pada alas kaki tersebut untuk memastikan kuman atau bakteri tidak menyebar ke dalam rumah. Selain alas sepatu, semprotkan juga peralatan lain yang digunakan di luar rumah, semisal laptop, ponsel, pulpen, dll.
Sampah-sampah kertas, seperti kuitansi atau kemasan makanan yang sudah habis dimakan sebaiknya langsung dibuang di tempat sampah luar rumah. Jangan menambah sampah di dalam rumah, apalagi yang berkemungkinan terekspos oleh virus.
Jangan menyentuh siapapun dan barang apapun, termasuk kursi atau sofa di dalam rumah sebelum mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air selama 20 detik. Gagang pintu yang dipegang juga sebaiknya segera dilap atau semprotkan disinfektan agar tetap steril.
Masuk ke kamar mandi dan lepaskan seluruh pakaian yang dikenakan saat bepergian. Masukkan pakaian kotor tersebut di tempat cucian tersendiri yang tertutup.
Sebelum menggendong anak tercinta, sebaiknya bersihkan tubuh dengan mandi. Pastikan untuk membersihkan area lipatan-lipatan tubuh, termasuk sela-sela jari dan keramas hingga bersih. Jika tubuh sudah bersih dan pakaian sudah diganti, saatnya menyapa dan bercengkerama dengan anggota keluarga.