Photo:
Photo:
Photo:
Kontributor
Share:
Share via Facebook Share via Twitter Share via WhatsApp Share via E-mail
Artikel Lainnya

Pentingkah Agen Properti Berpakaian Rapi? | Rumaruma Blog

Penampilan dapat menjadi salah satu penilaian atas profesionalisme Anda

Pentingkah Agen Properti Berpakaian Rapi?

Berpakaian yang rapi dan sopan penting untuk segala jenis pekerjaan atau profesi yang melibatkan pertemuan dengan klien atau pelanggan. Dalam pemasaran real estat, citra dan reputasi seorang agen properti dapat diwakilkan lewat penampilan yang profesional.

Beberapa klien menilai agen properti yang baru mereka temui untuk pertama kali lewat penampilan, selain cara agen berkomunikasi dan wawasannya.

Sebab itu, berpakaian yang tepat dan profesional itu penting sebagai salah satu strategi dalam meyakinkan klien.

Bayangkan jika kalian berada di posisi klien dan bertemu untuk pertama kalinya dengan seorang agen yang berambut hijau terang, berbaju kaus gambar dan bercelana pendek. Tentu tidak salah jika klien menilai agen tersebut mungkin saja tidak profesional karena dalam hal berpenampilan saja sudah tidak tepat. Berbeda ceritanya jika pertemuan tersebut di luar konteks profesionalitas, seperti sedang kebetulan bertemu saat menghadiri konser atau pesta.

Lantas, bagaimana cara berpakaian atau berpenampilan yang tepat dan tidak berkesan berlebihan di depan klien?

Gaya penampilan smart-casual menjadi pilihan paling aman.

Smart casual adalah penampilan menggunakan pakaian yang formal dibandingkan baju kaus, tapi tidak seformal menggunakan setelan jas. Gaya ini mudah diterapkan dan dipakai untuk sehari-hari yang menampilkan kesan rapi yang santai. 

Rekomendasi pakaian smart casual yang baik saat bertemu klien adalah kemeja yang rapi, celana panjang dan sepatu tertutup. Jika ingin memakai kaus, padankan dengan blazer berwarna netral atau senada. Untuk wanita, dapat memadukan dengan rok model pensil dengan panjang yang setara atau di bawah lutut jika tidak ingin memakai celana panjang dan blouse berwarna netral sebagai pengganti kemeja.

Hindari aksesoris atau perhiasaan yang berlebihan

Jam tangan saja cukup sebagai aksesoris untuk menunjang penampilan kalian saat bertemu klien. Perhiasaan yang berlebihan justru akan mengalihkan fokus atau memberikan kesan yang misleading. Jadi, sebaiknya tetap berpenampilan rapi dan simple. Sebagai tambahan, menjaga kuku tetap bersih dan pendek juga dapat menjadi poin berpenampilan yang baik.

Singkatnya, saat Anda bertemu klien untuk urusan pekerjaan dan atas dasar profesionalisme, ingatlah bahwa kesan itu penting. Dengan berpakaian dan berpenampilan rapi, dapat membantu kalian memancarkan kesan dan aura yang positif, serta meningkatkan kepercayaan diri di hadapan klien.