![]() |
|
![]() |
Sign Up Singkat dan Mudah
|
Sign Up Privasi Anda Kami Jaga |
Selamat Datang di Rumaruma! Cek Kotak Masuk Anda untuk Verifikasi E-mail Kami telah mengirimkan e-mail ke dengan link verifikasi. Jika Anda tidak menerima e-mail dalam 2 menit, klik Kirim Ulang. Mohon pastikan e-mail tidak masuk ke folder Spam / Junk. |
Selamat Datang di Rumaruma! Akun Anda Sedang Kami Verifikasi Terima kasih telah mendaftarkan diri Anda dalam situs kami. Admin kami sedang melakukan verifikasi terhadap akun Anda. Mohon menunggu hingga maksimal 1 X 24 jam. Sembari menunggu, Anda dapat melihat-lihat listing yang sudah terdaftar di situs kami. |
![]() |
Buat Listing Pilih Tipe Properti yang Anda Inginkan
Klik Salah Satu Gambar untuk Melanjutkan |
![]() |
Kriteria Listing Ikuti Panduan Berikut untuk Memastikan Kualitas Listing Anda
|
Listing Properti dalam 3 Tahap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Verifikasi Listing
|
Kami ingin tahu pendapat Anda |
Apakah listing Anda telah terjual? |
Selain nuansa liburan, akhir tahun di Indonesia juga identik dengan musim penghujan. Bagi sebagian orang, musim hujan memunculkan masalah tersendiri, seperti cucian yang tidak kering.
Masalah rumah tangga yang sering terjadi saat musim hujan adalah tidak bisa menjemur cucian di bawah sinar matahari sehingga pakaian tidak mengering dengan baik. Lantas, bagaimana cara mengeringkan baju dengan cepat di musim hujan? Berikut beberapa tip dari Rumaruma berguna untuk membantu kalian.
Setrika pakaian yang masih lembab
Cucian tidak dapat kering sempurna saat dijemur di dalam ruang. Kalian dapat mengakalinya dengan menyetrika untuk menyerap sisa kelembaban yang tertinggal pada pakaian. Anggap saja sebagai pelembut pakaian.
Letakkan satu kantong besar yang berisikan garam murni
Beberapa cara untuk mengurangi tingkat kelembapan di dalam ruangan adalah dengan meletakkan garam murni di sudut ruangan tempat kalian mengeringkan cucian. Garam murni berfungsi menyerap kelembapan berlebih di ruangan sehingga mengurangi risiko pertumbuhan jamur dan lumut.
Kurangi jatah pakaian dalam sekali cuci
Memang, mencuci pakaian sekali dalam jumlah yang banyak lebih hemat air dan listrik. Namun, saat musim hujan, yang ada mubazir. Pakaian yang berbau apek tidak dapat digunakan dan harus dicuci kembali. Bukannya hemat, malahan lebih boros.
Jadi, sebaiknya kurangi jumlah pakaian dalam sekali cuci. Prioritaskan pakaian yang penting, semisal seragam kerja. Dengan begitu, cucian dapat lebih cepat kering saat dijemur di dalam ruangan.
Keringkan cucian di ruangan yang memiliki pendingin udara (AC)
Iklim tropis Indonesia membuat kita tidak membutuhkan mesin pemanas, melainkan pendingin udara atau air-conditioner (AC).
Pendingin udara memiliki sifat yang membuat udara ruang menjadi kering sehingga dapat dimanfaatkan untuk cucian saat musim hujan. Agar tidak boros, keringkan cucian saat kalian akan menyalakan AC ruang, seperti malam hari. Sebelum Anda tidur, jemur cucian dengan membiarkan permukaan pakaian menghadap ke arah AC. Pakaian akan kering di pagi hari.
Tentunya masih segar di ingatan, musibah banjir saat musim hujan yang melanda Jakarta pada penghujung akhir tahun 2019 silam. Sebagai antisipasi, silakan baca ulang artikel Pertolongan Pertama Saat Rumah Kebanjiran. Semoga saja tahun ini tidak terulang, apalagi mengingat masyarakat yang masih menyesuaikan diri menghadapi pandemi Covid-19.