Photo:
Photo:
Photo:
Kontributor
Share:
Share via Facebook Share via Twitter Share via WhatsApp Share via E-mail
Artikel Lainnya

Intip Gaya Cluttercore yang Sedang Tren | Rumaruma Blog

Surganya kaum eksentrik yang menyukai gaya nyentrik

Intip Gaya Cluttercore yang Sedang Tren

Istilah Cluttercore kini sedang marak digunakan di berbagai sosial media, khususnya bagi pengguna yang masuk kategori Gen Z. Bagi yang masih awam, Cluttercore mengacu pada tren dekorasi di mana ruang sengaja dihiasi dengan berbagai item yang memenuhi seluruh permukaan dinding.

Kebalikan dengan prinsip minimalis yang hanya memiliki satu atau dua pajangan dengan tampilan yang sederhana atau netral, gaya Cluttercore cenderung mengamini more is merrier! Item-item yang dipajang pun memiliki tampilan yang berwarna-warni dengan bentuk dan jenis hiasan yang beraneka ragam, antara lain foto-foto personal, beberapa lukisan abstrak, kartu pos bergambar, hingga rak untuk koleksi barang-barang yang unik.

Mau tahu lebih jauh tentang tren Cluttercore yang tengah booming di TikTok? Simak ulasan Rumaruma berikut ini.

1. Dekorasi yang saling tabrak

Bagi pengikut prinsip Marie Kondo, gaya Cluttercore mungkin akan terdengar seperti mimpi buruk! Jika Marie Kondo terkenal dengan penataan yang rapi dan teratur dengan barang-barang yang disusun berdasarkan warna, maka berbeda dengan Cluttercore dengan paham tabrak larinya. Kombinasi warna, tekstur, jenis item yang tidak beraturan menciptakan pendekatan estetika yang unik dan berani.

2. Menggabungkan item-item dari berbagai periode sekaligus

Cermin antik dari tahun 1940s, keramik Chinosserie, item lain yang bernuansa vintage dalam satu ruangan yang sama menjadi salah satu contoh gambaran dari tren Cluttercore. Agaknya tren ini menjawab karakter penghuni yang cenderung tidak tega membuang barang-barang dari zaman dulu. Ternyata, barang-barang antik tersebut jika ditata dapat menciptakan estetika tersendiri.

3. Setiap barang memiliki makna, maka tunjukkanlah

Semacam maksimalisme yang “merayakan” more is more. Gaya Cluttercore mengajak pengikutnya untuk merangkul kembali barang-barang yang dulunya pernah atau bahkan sekarang masih memiliki makna dan mencerminkan hidup kalian dengan menjadikannya dekorasi hunian daripada dibuang.

4. Lupakan permukaan dinding yang kosong

Sebagian besar pengikut Cluttercore bereksperimen dengan warna dan pola yang berani, namun ada pula tetap menggunakan warna netral atau dinding putih, namun permukaannya tetap dipenuhi dengan berbagai objek.

 

Sejatinya, estetika Cluttercore adalah tentang memilih potongan yang mencerminkan Anda dan kepribadian Anda, apakah itu art prints yang berani, patterned homewares atau statement sofa.

Gimana, apakah kalian juga tertarik dengan gaya Cluttercore ini? Lihat artikel lainnya terkati home and living dan informasi properti terbaru di www.rumaruma.id.