Photo:
Photo:
Photo:
Kontributor
Share:
Share via Facebook Share via Twitter Share via WhatsApp Share via E-mail
Artikel Lainnya

4 Tips Mudah Menjaga Kebersihan Saluran Air di Rumah | Rumaruma Blog

Ciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat

4 Tips Mudah Menjaga Kebersihan Saluran Air di Rumah

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan di sekitar rumah tetap bersih dan sehat. Salah satunya adalah menjaga kebersihan saluran air yang ada di rumah. Apalagi saat musim penghujan, tak jarang saluran air sering tersumbat, kotor hingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Terapkan beberapa langkah berikut untuk menjaga kebersihkan saluran air: 1. Rutin bersihkan saluran air yang kotor Hal pertama yang tentu saja perlu dilakukan adalah mengecek saluran air di rumah dan membersihkannya secara rutin. Bersihkan seluruh saluran air dari berbagai kotoran dan endapan lumpur yang bisa menimbulkan bau tak sedap. Tak hanya itu, bersihkan juga sampah-sampah bekas daun dan ranting kering yang menghambat aliran air ketika musim hujan. Rutinlah membersihkan saluran air yang kotor minimal 2 atau 3 bulan sekali. 2. Buat talang air yang mengalir ke tanah Pastikan talang air di rumah mengalirkan air ke arah yang tepat, misalnya ke area yang berpori seperti taman atau jalanan con-block. Karena mengalirkan air dari talang air ke saluran air langsung atau ke aspal saat musim penghujan justru dapat memicu banjir. Sementara jika air langsung turun ke tanah, maka akan lebih mudah terserap dan tidak menimbulkan genangan pada saluran air. 3. Hindari buang sampah ke dalam saluran air Membuang sampah pada tempatnya merupakan cara yang paling utama untuk menjaga saluran air di rumah tetap bersih. Sayangnya, masih banyak orang yang malas dan menjadikan saluran air sebagai tempat sampah. Mulailah dari diri sendiri dan biasakan buang sampah pada tempatnya agar tidak menimbulkan masalah seperti saluran air yang tersumbat hingga banjir. 4. Buang sampah limbah kimia dengan benar Kegiatan rumah tangga tentu tak lepas dari berbagai limbah kimia. Misalnya air sisa sabun mandi, detergen, pembersih cuci piring dan zat pemutih yang merupakan sampah limbah kimia dan bisa mengganggu ekosistem di sekitar rumah. Terlebih jika saluran air yang ada di rumah kalian mengalir hingga ke sungai. Jadi, mulai sekarang cobalah untuk meminimalisir pemakaian bahan kimia serta membuangnya ke tempat yang tepat.